Jalur Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) memberi kesempatan lebih luas bagi siswa lulusan SMA baik WNI maupun WNA untuk mengikuti pendidikan program sarjana di Institut Teknologi Bandung.

Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) diprogramkan sebagai jalur penerimaan mahasiswa program sarjana yang akan berjalan tanpa subsidi biaya. Namun demikian, jalur penerimaan SM-ITB juga dapat menerima mahasiswa kurang mampu yang memiliki KIP-K atau kemampuan ekonomi setara dengan kriteria syarat KIP-K. Hal ini merupakan kebijakan ITB untuk tetap memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, tetapi   memiliki kemampuan akademik yang tinggi.

Dalam proses penerimaan SM-ITB, ITB tetap menggunakan kriteria kemampuan akademik yang tinggi sebagai satu-satunya kriteria.

Proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) dilaksanakan dengan menggunakan komponen penilaian sebagai berikut:

  • Hasil UTBK dan nilai rapor bagi pendaftar ke fakultas/sekolah selain FSRD
  • Hasil UTBK dan nilai rapor, hasil kemampuan seni rupa, bagi pendaftar ke FSRD

ITB tidak menetapkan nilai rapor minimum dan/atau nilai UTBK minimum sebagai persyaratan peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB). Seleksi dilaksanakan berdasarkan capaian terbaik dari nilai rapor dan nilai UTBK peserta. Khusus bagi pendaftar FSRD, selain berdasarkan nilai rapor dan nilai UTBK, seleksi juga mempertimbangkan hasil Tes Kemampuan Seni Rupa, yang akan diselenggarakan ITB secara luring.   

Seluruh Fakultas/Sekolah ITB menawarkan jalur seleksi mandiri ITB (SM ITB), kecuali Fakultas/Sekolah ITB Kampus Cirebon. Calon mahasiswa dapat memilih Fakultas/Sekolah yang diminati. Namun demikian, terdapat 11 program studi yang dapat dipilih langsung oleh peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB), yaitu: 

  1. Fisika (FMIPA-IPA)
  2. Astronomi (FMIPA-IPA)
  3. Kimia (FMIPA-IPA)
  4. Meteorologi (FITB-G)
  5. Oseanografi (FITB-G)
  6. Teknik Geofisika (FTTM-G)
  7. Rekayasa Pertanian (SITH-R)
  8. Rekayasa Kehutanan (SITH-R)
  9. Teknologi Pascapanen (SITH-R)
  10. Teknik Fisika (FTI-G)
  11. Teknik Material (FTMD)

  1. Berasal dari SMA/MA jurusan IPA atau SMA/MA jurusan IPS atau lulusan Paket C jurusan IPA/IPS, dengan tahun ijazah 2020, 2021, atau 2022.
  2. Memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)
  3. Memiliki dan mengunggah nilai rapor SMA/MA/Paket C lengkap, semester 1 s.d semester 6.
  4. Memiliki nilai UTBK SBMPTN 2022
  5. Tidak pernah tercatat sebagai mahasiswa program sarjana ITB.
  6. Tidak diterima sebagai calon mahasiswa ITB melalui jalur seleksi SNMPTN/SBMPTN atau seleksi program Sarjana-Internasional ITB tahun 2022.
  7. Khusus untuk peminat FSRD, wajib mengikuti Tes Kemampuan Seni Rupa secara luring.
  8. Lulusan tahun 2020 dan 2021 dapat mendaftar SM-ITB 2022 dengan syarat memiliki nilai UTBK SBMPTN 2022.
  9. Tidak buta warna, baik buta warna total maupun buta warna parsial, bagi peminat :
    1. Sekolah Farmasi (SF)
    2. Sekolah Ilmu dan Rekayasa Hayati (SITH)
    3. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)
    4. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
    5. Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Jatinangor
    6. Program Studi Kimia (FMIPA-IPA)
    7. Program Studi Teknik Geologi (FITB-G)
    8. Program Studi Teknik Kimia (FTI-G)

Calon peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) harus melaksanakan pendaftaran online di laman pendaftaran Seleksi Mandiri ITB dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Berasal dari SMA/MA jurusan IPA atau SMA/MA jurusan IPS, serta lulusan Paket C jurusan IPA/IPS, dengan tahun ijazah 2020, 2021, atau 2022.
    1. Memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional).
    2. Memiliki data prestasi akademik (nilai rapor) dan mengunggah nilai rapor lengkap, semester 1 s.d. semester 6.
  2. Memiliki nilai UTBK 2022.
  3. Tidak diterima sebagai calon mahasiswa ITB melalui jalur seleksi SNMPTN/SBMPTN atau seleksi program Kelas Internasional ITB di tahun berjalan.
  4. Menyelesaikan pendaftaran calon peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) di laman pendaftaran Seleksi Mandiri ITB dengan tahapan sebagai berikut:
    1. Mendaftarkan diri dengan menggunakan Nama lengkap (sesuai Akta Kelahiran), Tanggal Lahir (sesuai Akta Kelahiran), NISN, NPSN, serta alamat e-mail yang aktif.
      • Penulisan NISN, NPSN, dan nomor peserta UTBK yang diisikan ke laman pendaftaran Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) harus sesuai dengan NISN, NPSN, dan nomor peserta UTBK yang terdapat di akun LTMPT peserta.
      • Penulisan NISN, NPSN, dan nomor peserta UTBK dilakukan tanpa tanda baca (angka saja).
      • ITB akan menyampaikan nomor peserta SM-ITB dan password ke alamat e-mail masing-masing calon peserta.
      • Masing-masing calon peserta hanya diperkenankan memiliki 1 akun pendaftaran SM-ITB.
    2. Mengisikan data pribadi dan data asal sekolah, sesuai dengan keadaan sebenarnya.
    3. Mengisikan nilai rapor dan mengunggah hasil pindai rapor asli (bukan fotokopi yang dilegalisasi) semester 1 s.d. semester 6. Nilai rapor yang diisikan dan diunggah adalah nilai pengetahuan/kognitif, pada skala 100. Hasil pindai rapor semester 1 s.d. semester 6. diunggah dalam 1 file format pdf, dengan ukuran maksimum 5 Mb. Bila terdapat lebih dari 1 nilai Matematika/Bahasa Inggris dalam semester yang sama, silakan gunakan nilai mata pelajaran wajib.
    4. Mengisikan nomor peserta UTBK tahun 2022. ITB akan meminta nilai UTBK peserta yang bersangkutan secara langsung dari LTMPT. Mohon peserta memastikan bahwa NISN, NPSN, dan nomor peserta UTBK yang diisikan ke laman pendaftaran Seleksi Mandiri ITB telah sesuai dengan penulisan yang terdapat di akun LTMPT peserta.
      • Peserta mengisikan nomor peserta UTBK tanpa tanda baca.
      • Peserta mengunggah Kartu Peserta UTBK 2022 terbaru.
    5. Melakukan pemilihan fakultas/sekolah/program studi yang dituju di ITB, sesuai dengan jurusan asal sekolah dan kelompok UTBK yang diikutinya. Calon peserta dapat memilih maksimum 3 pilihan fakultas/sekolah/program studi pada pelaksanaan SM-ITB.
    6. Mengunggah hasil pindai akta kelahiran asli dalam format pdf.
    7. Mengunggah pas foto berwarna terbaru (bukan foto selfie/foto media sosial), dalam format jpg.
    8. Mengunggah hasil pindai bukti kelulusan SMA, dengan ketentuan sebagai berikut:
      • Bagi lulusan tahun 2020 dan 2021, mengunggah hasil pindai ijazah asli, dalam format pdf, maksimum 1 Mb.
      • Bagi lulusan tahun 2022, mengunggah hasil pindai Surat Keterangan Lulus Sementara/Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional yang dilengkapi foto calon peserta (cap sekolah dan/atau tanda tangan kepala sekolah pada SKL harus mengenai foto calon peserta SM-ITB) dalam format pdf, maksimum 1 Mb.
    9. Mengunggah Surat Keterangan Bebas Buta Warna (total maupun parsial) dari dokter spesialis mata (Surat Keterangan Bebas Buta Warna dari dokter umum/nonspesialis mata tidak dapat digunakan), sesuai dengan format yang telah ditentukan (dilengkapi pas foto calon peserta yang terkena cap klinik/rumah sakit) bagi peminat:
      • Sekolah Farmasi (SF)
      • Sekolah Ilmu dan Rekayasa Hayati (SITH)
      • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)
      • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
      • Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Jatinangor
      • Program Studi Kimia (FMIPA-IPA)
      • Program Studi Teknik Geologi (FITB-G)
      • Program Studi Teknik Kimia (FTI-G)
    10. Melakukan pelunasan biaya seleksi dengan menggunakan kode pembayaran yang tercantum di laman pendaftaran masing-masing calon peserta. Ketentuan mengenai biaya seleksi yang harus dilunasi dapat diperoleh di bagian "Biaya Pendidikan".
    11. Melakukan finalisasi pendaftaran dan pencetakan Kartu Peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB). Pendaftaran peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) baru dinyatakan selesai setelah peserta mencetak Kartu Peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB). Setelah finalisasi dilakukan, peserta tidak dapat melakukan perubahan/perbaikan data untuk alasan apa pun.
  5. Khusus untuk pendaftar ke program studi yang ada di bawah FSRD-G, harus mengikuti Tes Kemampuan Seni Rupa yang akan diselenggarakan secara luring (Offline). Jadwal dan informasi lengkap mengenai pelaksanaan dan tata cara Tes Kemampuan Seni Rupa akan disampaikan kemudian di akun masing-masing peserta.
  6. Pendaftaran peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) dinyatakan selesai setelah calon peserta melakukan cetak Kartu Peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB).
    1. Pencetakan Kartu Peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) hanya dapat dilakukan setelah finalisasi pendaftaran selesai dilaksanakan.
    2. Calon peserta yang belum menyelesaikan pengisian data/ pengunggahan dokumen persyaratan hingga akhir masa pendaftaran dan/atau belum melakukan pencetakan Kartu Peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) akan dinyatakan belum menyelesaikan pendaftaran dan tidak akan diikutsertakan dalam proses seleksi.

 

Jadwal pelaksanaan Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2022

 

Waktu

Kegiatan

6 - 29 Juni 2022

Pendaftaran Peserta

2 Juli 2022

Pelaksanaan UJK Seni Rupa

12 Juli 2022

Pengumuman Hasil Seleksi Mandiri

14 - 19 Juli 2022

Pelengkapan dan Verifikasi Data Ekonomi

20 - 24 Juli 2022

Pendaftaran Online

25 - 29 Juli 2022

Pembayarn UKT dan IPI

 

 

 

Biaya pendaftaran Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) tahun 2022 adalah sebesar Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah) per pendaftar, termasuk biaya pelaksanaan Ujian Menggambar, bagi peminat FSRD. Masing-masing pendaftar dapat memilih paling banyak 3 pilihan fakultas/sekolah/program studi pada pelaksanaan Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB).

Khusus bagi calon peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) yang merupakan pemilik Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) serta calon peserta yang berasal dari SMA/MA di wilayah 3T, ITB membebaskan biaya pendaftaran Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) tahun 2022.

Pelunasan biaya pendaftaran dilakukan dengan menggunakan kode bayar yang akan diperoleh akun pendaftaran masing-masing calon mahasiswa. ITB tidak mengembalikan biaya pendaftaran yang telah dibayarkan untuk alasan apa pun.

Biaya pendidikan bagi mahasiswa yang diterima di ITB melalui Seleksi Mandiri ITB (dalam bentuk Uang Kuliah Tunggal/UKT per semester dan Iuran Pengembangan Institusi) adalah sebagai berikut (dalam rupiah):

Biaya Pendidikan

UKT5/semester

Iuran Pengembangan Institusi

Selain Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)

Rp. 25.000.000,-

Rp. 25.000.000,-

Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)

Rp. 25.000.000,-

Rp. 40.000.000,-

Calon mahasiswa Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) pemilik Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) akan dibebaskan dari biaya kuliah atau menerima UKT1 (Rp0,-) serta tidak dibebani Iuran Pengembangan Institusi. Selain itu, masih terdapat opsi pembayaran UKT yang lebih rendah dari UKT5, yaitu :

  • UKT2 : Rp. 1.000.000,-/semester
  • UKT3 : Rp. 12.500.000,-/semester
  • UKT4 : Rp. 20.000.000,-/semester

Calon mahasiswa Seleksi Mandiri ITB yang telah dinyatakan diterima dapat mengajukan UKT yang lebih rendah dari UKT5 (termasuk calon mahasiswa pemegang KIP-K) melalui formulir yang akan tersedia di laman https://admission.itb.ac.id. Dalam pengajuan tersebut, calon mahasiswa wajib menyertakan data pendukung, yaitu data-data yang menyatakan kemampuan ekonomi keluarga.

Pengumuman persetujuan pengajuan UKT di bawah UKT5 akan disampaikan sebelum masa pendaftaran ulang, sehingga calon mahasiswa sudah mengetahui sebelum melakukan pendaftaran ulang.

 

 

Pada pelaksanaan Seleksi Mandiri (SM) – ITB, calon mahasiswa dapat memilih paling banyak 3 pilihan fakultas/sekolah/program studi yang ditawarkan di ITB, kecuali fakultas/sekolah/program studi yang berada di ITB Kampus Cirebon. Berikut adalah daftar fakultas/sekolah yang ditawarkan pada pelaksanaan Seleksi Mandiri ITB (SM–ITB):

Calon peserta yang berasal dari SMA/MA Jurusan IPA atau lulusan Paket C jurusan IPA yang memiliki Hasil UTBK 2022 Kelompok SAINTEK dapat memilih fakultas/sekolah berikut:

  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) - Matematika, terdiri atas program studi
    • Matematika
    • Aktuaria
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) - Ilmu Pengetahuan Alam, terdiri atas program studi
    • Fisika
    • Astronomi
    • Kimia
  • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Sains, terdiri atas program studi 
    • Biologi
    • Mikrobiologi
  • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Rekayasa, terdiri atas program studi
    • Rekayasa Hayati
    • Rekayasa Pertanian
    • Rekayasa Kehutanan
    • Teknologi Pasca Panen
  • Sekolah Farmasi (SF), terdiri atas program studi
    • Sains dan Teknologi Farmasi
    • Farmasi Klinik dan Komunitas
  • Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) – Kampus Ganesa, terdiri atas program studi
    • Meteorologi
    • Oseanografi
    • Teknik Geologi
    • Teknik Geodesi dan Geomatika
  • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Ganesa, terdiri atas program studi
    • Teknik Pertambangan
    • Teknik Perminyakan
    • Teknik Geofisika
    • Teknik Metalurgi
  • Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) - Komputasi, terdiri atas program studi
    • Informatika (akan berlokasi di kampus Ganesa dan kampus Jatinangor)
    • Sistem dan Teknologi Informasi (akan berlokasi di kampus Ganesa dan kampus Jatinangor)
  • Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) - Rekayasa, terdiri atas program studi
    • Teknik Elektro
    • Teknik Telekomunikasi
    • Teknik Tenaga Listrik
    • Teknik Biomedis
  • Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Kampus Ganesa, terdiri atas program studi
    • Teknik Sipil
    • Teknik Lingkungan
    • Teknik Kelautan
  • Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Kampus Jatinangor, terdiri atas program studi
    • Rekayasa Infrastruktur Lingkungan
    • Teknik Pengelolaan Sumber Daya Air
  • Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Ganesa, terdiri atas program studi
    • Teknik Kimia
    • Teknik Fisika
    • Teknik Industri
    • Manajemen Rekayasa Industri
  • Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Jatinangor, terdiri atas program studi
    • Teknik Pangan
    • Teknik Bioenergi dan Kemurgi
  • Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD), terdiri atas program studi
    • Teknik Mesin
    • Teknik Dirgantara
    • Teknik Material
  • Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Kampus Ganesa, terdiri atas program studi
    • Arsitektur
    • Perencanaan Wilayah dan Kota 

Calon peserta yang berasal dari SMA/MA Jurusan IPA/IPS atau lulusan Paket C jurusan IPA/IPS yang memiliki Hasil UTBK 2022 Kelompok SAINTEK/SOSHUM/Campuran dapat memilih fakultas/sekolah berikut:

  • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Ganesa, terdiri atas program studi
    • Seni Rupa
    • Kriya
    • Desain Interior
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Produk
  • Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM), terdiri atas program studi
    • Manajemen
    • Kewirausahaan (akan berlokasi di kampus Jatinangor)
  • Desain Komunikasi VisualKampus Jatinangor

 

Seluruh Fakultas/Sekolah ITB menawarkan jalur seleksi mandiri ITB (SM ITB), kecuali F/S ITB Kampus Cirebon. Calon mahasiswa dapat memilih Fakultas/Sekolah yang diminati. Namun demikian, terdapat 11 program studi yang dapat dipilih langsung oleh calon mahasiswa melalui program SM-Peminatan, antara lain:

  • Fisika (FMIPA-IPA)
  • Astronomi (FMIPA-IPA)
  • Kimia (FMIPA-IPA)
  • Meteorologi (FITB-G)
  • Oseanografi (FITB-G)
  • Teknik Geofisika (FTTM-G)
  • Rekayasa Pertanian (SITH-R)
  • Rekayasa Kehutanan (SITH-R)
  • Teknologi Pascapanen (SITH-R)
  • Teknik Fisika (FTI-G)
  • Teknik Material (FTMD)

Calon mahasiswa yang berminat mengikuti Program SM-Peminatan hanya dapat memilih program-program studi di atas. Namun, jika calon mahasiswa ingin masuk ke program studi yang tidak ditawarkan di SM-Peminatan, contohnya program studi Matematika, ia tidak perlu mengikuti program SM-Peminatan karena prodi Matematika tidak membuka program SNMPTN-Peminatan.

Calon mahasiswa yang ingin memilih program studi yang ditawarkan pada program SM-Peminatan harus mengikuti langkah-langkah pendaftaran sebagai berikut:

  • Mendaftarkan diri sebagai peserta SM-ITB di laman pendaftaran Seleksi Mandiri ITB
  • Melakukan login dan melengkapi pengisian data diri, data nilai rapor, serta data nomor peserta UTBK 2022.
  • Melakukan pemilihan fakultas/sekolah/program studi dengan cara
    • Memilih fakultas/sekolah yang diminati sebagai pilihan 1
    • Bila fakultas/sekolah tersebut menawarkan program SM-Peminatan:
      • Calon peminat program yang ingin mengikuti program SM-Peminatan dapat memilih opsi “Mengikuti Program SM-Peminatan”.
        • Memilih program studi yang ditawarkan di program SM-Peminatan.
        • Melanjutkan ke pengisian pilihan 2 atau menyimpan hasil pilihan program studi (bila tidak memilih pilihan 2).
      • Calon peminat program yang tidak ingin mengikuti program SM-Peminatan dapat memilih opsi “Tidak mengikuti Program SM-Peminatan”, kemudian melanjutkan ke pengisian pilihan 2 atau menyimpan hasil pilihan program studi (bila tidak memilih pilihan 2)
    • Bila fakultas/sekolah tersebut tidak menawarkan program SM-Peminatan, calon mahasiswa melanjutkan ke pengisian pilihan 2 atau menyimpan hasil pilihan program studi (bila tidak memilih pilihan 2).
    • Tata cara memilih program SM-Peminatan sebagai pilihan 2 sama dengan tata cara memilih di pilihan 1.
  • Mengunggah dokumen persyaratan pendaftaran SM-ITB 2022.
  • Melakukan finalisasi pendaftaran SM-ITB 2022.
  • Melunasi biaya seleksi SM-ITB 2022.
  • Melakukan pencetakan Kartu Peserta SM-ITB 2022.

Calon mahasiswa yang berminat mengikuti program SM-Peminatan dapat mendaftarkan diri selama masa pendaftaran SM-ITB 2022, sesuai jadwal berikut:

Waktu

Kegiatan

6 - 29 Juni 2022

Pendaftaran Peserta SM-Peminatan

1 Juli 2022

Pelaksanaan Ujian Keterampilan Seni Rupa

12 Juli 2022

Pengumuman Hasil Seleksi Mandiri

 

 

 

Pada pelaksanaan Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2022, ITB memberikan beasiswa UKT khusus bagi peserta yang memilih program-program studi strategis nasional berikut:

  • Program studi pendukung industri dasar Indonesia
    • Fisika (FMIPA-IPA)
    • Kimia (FMIPA-IPA)
  • Program studi pendukung ketahanan pangan, bencana dan perubahan iklim
    • Meteorologi (FITB-G)
    • Oseanografi (FITB-G)
    • Rekayasa Pertanian (SITH-R)
    • Rekayasa Kehutanan (SITH-R)
    • Teknologi Pascapanen (SITH-R)

 Calon mahasiswa yang diterima di program-program studi tersebut akan diberikan beasiswa UKT, sehingga biaya pendidikan yang harus dipenuhinya di ITB adalah sebagai berikut:

  • UKT per semester : Rp12.500.000,-
  • Iuran Pengembangan Institusi : Rp25.000.000,-

Calon mahasiswa yang ingin memilih program studi strategis nasional tersebut di atas dapat melakukan pemilihan program studi dengan cara yang sama dengan keikutsertaan pada program SM-Peminatan.

 

Dalam rangka mendukung pemerataan pembangunan sumber daya manusia di seluruh wilayah Republik Indonesia, ITB memberikan bantuan bagi calon mahasiswa yang berasal dari daerah-daerah dengan keterbatasan akses terhadap sarana pendidikan, serta bagi calon mahasiswa yang berasal dari golongan kurang mampu. Bantuan tersebut berupa pembebasan biaya pendaftaran Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2022 serta pembebasan biaya pendidikan, termasuk pembebasan UKT per semester dan Iuran Pengembangan Institusi.

Persyaratan untuk memperoleh beasiswa UKT bagi peserta pemilik KIP-K pada pelaksanaan Seleksi Mandiri ITB adalah sebagai berikut:

  • Mendaftar secara daring di laman Seleksi Mandiri ITB
  • Mengisi nomor Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di laman pendaftaran Seleksi Mandiri ITB
  • Mengunggah Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di laman pendaftaran Seleksi Mandiri ITB.

Adapun persyaratan untuk memperoleh beasiswa UKT bagi calon peserta Seleksi Mandiri ITB yang berasal dari daerah 3T adalah sebagai berikut:

  • Berasal dari SMA/MA bidang IPA di daerah 3T
  • Hanya memilih program studi berikut pada pelaksanaan Seleksi Mandiri ITB:
    • Fisika (FMIPA-IPA)
    • Astronomi (FMIPA-IPA)
    • Kimia (FMIPA-IPA)
    • Meteorologi (FITB-G)
    • Oseanografi (FITB-G)
    • Teknik Geofisika (FTTM-G)
    • Rekayasa Pertanian (SITH-R)
    • Rekayasa Kehutanan (SITH-R)
    • Teknologi Pascapanen (SITH-R)
    • Teknik Fisika (FTI-G)
    • Teknik Material (FTMD)
  • Calon peserta dapat memilih paling banyak 3 program studi. Tata cara pemilihan program studi sama dengan tata cara keikutsertaan pada program SM-Peminatan.

 Calon mahasiswa yang dinyatakan diterima pada Program Beasiswa KIP-K atau Program Dukungan Daerah 3T tersebut akan dibebaskan dari kewajiban untuk membayar biaya UKT dan Iuran Pengembangan Institusi.

 

Pelaksanaan Tes Keterampilan Seni Rupa bagi peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) yang memilih Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB, akan diselenggarakan secara luring (Offline). Informasi detail mengenai jadwal pelaksanaan Tes Keterampilan Seni Rupa Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) akan disampaikan kemudian di laman ini dan di akun masing-masing peserta SM-ITB.

Informasi lebih lanjut mengenai Petunjuk Pelaksanaan Tes Keterampilan Seni Rupa Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) akan disampaikan kemudian.

 

Berikut ini adalah data keketatan jalur Seleksi Mandiri ITB 2020 berdasarkan jumlah peminat dan penerimaan.

Fakultas/Sekolah Peminat Terima Rasio Keketatan
FMIPA 2700 163 16,56
SITH-S 732 38 19,26
SITH-R 914 72 12,69
SF 1052 55 19,13
FITB-G 1212 101 12,00
FITB-C 108 22 4,91
FTTM-G 2352 124 18,97
FTTM-C 472 41 11,51
STEI 3686 178 20,71
FTSL-G 2214 117 18,92
FTSL-J 514 39 13,18
FTI-G 2484 134 18,54
FTI-J 418 29 14,41
FTI-C 398 17 23,41
FTMD 2104 107 19,66
SAPPK-G 1632 68 24,00
SAPPK-C 326 15 21,73
FSRD-G 1850 75 24,67
FSRD-C 112 9 12,44
SBM 2672 109 2451
ITB 27652 1513 18,47

 

Pendaftaran peserta SM-ITB 2022 dapat dilakukan secara daring, melalui tautan berikut: Seleksi Mandiri